Senin, 07 Desember 2009

SUKSES ITU HARUS " PD "

Bekal Sukses Itu Bernama "PD"

Masalah krisis kepercayaan diri (krisisPD) seringkali menjadi salah satumasalah klasik yang dialami olehsebagian orang.Meski kelihatannya sederhana, namunjika dibiarkan berlama-lama, krisis PDbisa jadi bumerang tersendiri. Salahsatunya, potensi yang ada dalam dirikita akan terhambat.Sekarang mari kita ulas sejauh manapengaruh kepercayaan diri bisamempengaruhi keberhasilan seseorang.Saat menghadiri seminar atau sebuahpertemuan misalnya, banyak di antarakita yang lebih nyaman memilih tempatduduk di belakang ketimbang di depan.
Alasannya kadang sederhana.. "takut
ditanya sama si pembicara". lolNamun saat seminar sudah dimulai, yangduduk paling belakang seringkali jaditidak begitu kelihatan atau terdengardengan baik apa yang dibicarakan olehsi pembicara karena terhalang olehmereka yang duduk di depan!Pernah merasa seperti itu? :-)Atau saat kita masih berstatus pelajar,apakah kita termasuk yang malu-maluuntuk angkat tangan dan memberikanjawaban yang sebenarnya kita tahu ataspertanyaan yang ditanyakan guru kita? :-)Sekarang, mari kita cari tahu apa sajayang menyebabkan orang suka minder ataukurang PD! Berikut beberapa alasannya:
1. Sering berpikir yang 'tidak-tidak'
tentang diri mereka!"Coba kalau aku tinggi, aku mau dong
jadi model terkenal seperti Luna Maya!
...Tapi sayang, aku nih pendek & item,gigiku gondrong lagi!!"

** lol, kasihan amet... heheLian , jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yg kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pastiada manfaatnya.
Coba baca lagi artikel pertama yangdulu pernah saya kirimkan dengan judul"Hargai apa yang kita miliki". :-)
2. "Takut Salah" bisa membuat kita
tidak maju.Jika kita selalu takut salah dalammelakukan sesuatu, maka pastinya kitatidak akan pernah bisa berhasil.Janganlah Lian takut salah! Karenakesalahan sebenarnya adalah langkahawal menuju keberhasilan.Tokoh-tokoh besar dunia yangpenemuannya sekarang kita nikmati,dulunya mereka banyak melakukankesalahan. Namun, mereka terus danterus mencoba untuk memperbaikikesalahannya hingga tercipta sebuahpenemuan yang besar, seperti lampupijar, pesawat terbang, Google :-)Dan masih banyak lagi yang lain! Oleh sebab itu, jangan pernah takut salah!
3. Jika kita bergaul dengan pengecut,
otomatis kita juga akan jadi pengecutLian , pergaulan bisa mempengaruhikepribadian kita. Jika Lian berada dilingkungan yang mayoritas tidak punyarasa PD tinggi, maka jangan harap Lian bisa PD.Yakinlah, sedikit banyak, PD kitasangat dipengaruhi oleh lingkungandimana kita berada. Oleh sebab itu,pandai-pandailah mencari teman ataupergaulan yang memiliki kepercayaantinggi.Lian juga pasti pernah mendengar
istilah "Jika ingin kaya, bergaulah
dengan orang-orang kaya".Maksudnya, bukan berarti kalau kitatidak punya uang bisa bersandar padamereka dan pinjam uang! :-) Tapi tujuan
kita adalah bisa menyerap 'caraberpikir' mereka yang bisa membuatmereka menjadi kaya!
4. Tidak perlu terpengaruh pendapat
orang lainKita seringkali terpengaruh denganpendapat orang lain. Sayangnya, tidaksemua pendapat itu benar. Pendapat ataumasukan dari luar boleh saja kitatampung. Tugas kita adalah *mengolahnya*, sekaligus untuk evaluasi diri.Jika ada pendapat yang justru membuatLian menjadi mundur dan tidakberhasil, maka Lian perlu menolaknya,tanpa perlu terpengaruh oleh pendapatitu.Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasaminder dalam diri kita. Lian tidakperlu resah dengan kekurangan yang ada.Jika ada melakukan kesalahan, tinggalperbaiki kesalahan yang Lian buat, danjadikan kesalahan itu sebagai pengalaman.

The last but not least... Selalu perkaya diri Lian dengan ilmu. Karena dengan memiliki banyak ilmu, otomatis kekurangan kita dalam hal lain bisatertutupi oleh kelebihan lain yang kita miliki!Lian , begitu banyak orang yang tidak
menyadari 'sleeping giant' dalamdirinya. Potensi dahsyat dan besar yangacapkali diabaikan oleh alam pikirannyasendiri, yaitu perasaan minder!So, percaya dirilah Lian ! Agar semua potensi
dahsyat yang Lian miliki *keluar* dantidak lagi terhambat! :-)

TIDAK SESUAI HARAPAN (IMPIAN)

Saat Kenyataan Tak Sesuai Impian...

Banyak orang yang merasa frustasi karena kenyataan mereka tidak sesuaidengan impian.Sebagai contoh, ada seorang anak yangingin kuliah di Universitas A, tapi nyatanya biaya tidak mencukupi. Atau, mereka yg merantau ke kota besar,bermimpi ingin mendapatkan pekerjaan berkelas nasional bahkan internasional,tapi nyatanya yang didapatkan hanyalah pekerjaan biasa-biasa saja & apa adanya. Ada juga seorang pengusaha, yg mungkin mengharapkan kenaikan profit 10 kali,malah mengalami kebangkrutan.Apa yang kita harapkan, kadang memangtidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apayang harus kita lakukan?Berikut adalah 3 langkah atau tips yangbisa Lian lakukan saat mimpi tidaksesuai dengan kenyataan:
1. Bertindaklah selalu secara fleksibel
dan dinamisJika Lian betul-betul ingin menggapaikesuksesan, maka diperlukan *kesiapan*untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahanyang terjadi.Sekarang, saya akan buat sebuah analogi sederhana...Saat ada badai atau angin topan yangbesar, tidak jarang kita melihat pohonyang memiliki batang yang sangat besar tumbang! Apa sebab? Sebab mereka tidak kuat menahan beban yang diterima.Namun coba tengoklah bambu! Karenabatangnya yang lentur, maka bambu bisafleksibel bergerak ke segala arah, danjarang tumbang!Nah, begitu pun dengan kita! Jika kitabertindak dan berpikir dinamis dan jugafleksibel, maka kita akan lebih tahandalam menghadapi tantangan danperubahan serta masalah yang datang.
2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik
untuk kita!Saat kenyataan tidak sesuai denganimpian, percayalah bahwa inilah yangterbaik untuk kita. Kita tidak pernahtahu skenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan!Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri Lian . Jangan biarkan satu kegagalan membuat Lian kecewa, apalagi sampai frustasi dan berlarut-larut. Lian tahu apa yang saya lakukan jikaada satu mimpi atau keinginan saya tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:
"Sudahlah Ahira, kamu tdk perlu kecewa,
don't ask me why, it is GOOD for you!
Sekarang kamu dengarkan baik-baik, Tuhan
akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK!
Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana.
Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu
memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"Saya biasa mengatakannya di depan cermindengan penuh keyakinan, tentunya saat
saya sendirian! hehe... It works for me! :-)Lian juga boleh coba nanti ;-)Apa yang saya lakukan di atas itu
adalah 'afirmasi'. Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk membentuk citra postif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita.Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati. Menurut ahli
Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam' oleh alam bawah sadar kita.
Dan jika terus-menerus diucapkan & dengan
penuh keyakinan, maka kita SEDANG atauAKAN menjadi seperti itu adanya, yangkita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi itu sama seperti DO'A. Okay, sekarang selanjutnya! :-)Meski saat ini apa yang kita harapkan belum sesuai dengan impian, namun kita harus....
3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!Saat kita mengalami kegagalan, lebihbaik instropeksi diri daripadamenyalahkan takdir. Siapa tahu, kitamemang belum siap jadi pemenang! :-)Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuatkita menjadi sombong, dan karena sakingsayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidakmau hamba-Nya berbuat dosa. :-)Lian , setiap kemenangan itu lebih baikdirintis dari setiap peluh kita! Akan lebih baik jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap.Banyak orang sukses, tapi kemudianmereka terjatuh. Ada yang bangkit lagi,ada yang tidak. Liku hidup setiapmanusia memang tidak sama. Tapi ingat, kesempatan untuk menang
itu selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa terkecuali!Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidakterkira banyaknya dari Tuhan, masihbanyak yang menggantung di langit! :-)
Sekarang tinggal bagaimana cara Lian !
Apakah mau meraihnya? atau mengharapkanturun dengan sendirinya?Saya sarankan, jangan pernah memilihyang kedua :-)Kita semua tahu bahwa yang namanyakemenangan itu seringkali dimiliki oleh
mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!

The last but not least...
Terkadang Tuhan menutup pintu yang satu,
untuk membuka pintu yang lain...

Kamis, 09 April 2009

GELIAT BISNIS ANAK MUDA

Mendulang uang di usia muda ,siapa yg tdk tertarik.pasti anda semua jg tertarik,pastinya anda semuajg sangat berminat utk punya usahasendiri atau dlm bahasa krenya '' Jadi seorang Enrepreneur''.Nah biasanya memulai sebuah usaha selalu dibayangi dgn beban modal Besar & pengalaman yg Matang.Padahal sesungguhnya modal utama yg mesti dimiliki hanyalah ''KeBeRaNiAn''.Pertanyaanya ,Beranikah Anda ??.




Bagi anak muda yg dunia yg masih diwarnai dgn Nongkrong, Gaul & hobby rasanya menapaki dunia bisnis agak sedikit jauh dari bayangan.Tapi hal ini bukanlah sesuatu yg mustahil dijalani,menjalani aktivitas Nongkrong,Gaul & hobby sembari mendulang Uang.Apalagi dijaman serba sulit ini banyak anak muda yg sdh berobah pola pikir dan mentalnya.Kebanyakan dari mereka memang tak bakat jd pegawai dan lebih suka beradu Nasib ditangan sendiri alias Membuka usaha sendiri.




Memulai suatu usaha bisnis memang tdk dpt dikatakan mudah,namun rasanya jg terlalu mengerikan jika dinyatakan susah.Banyak orang bilang peranan Hoki jg besar manfaatnya ketika kita menjalani sebuah bisnis.




How To Start a Business






  1. Kerjakan apa yg anda sukai.Anda akan mencurahkan banyak waktu & energi utk memulai sebuah Bisnis dan membangunya menjadi usaha yg berhasil,Jd sangat penting bawa anda sangat menikmati secara mendalam apa yg anda kerjakan.


  2. Mulai bisnis anda ketika anda masih bekerja.Berapa lama paling banyak orang bisa tanpa uang?Tidak lama Brooo.Dan ini akan menjadi waktu yg lamasebelum bisnis baru anda benar2 membukukan keuntungan.Menjadi karyawan ketika memulai bisnis berarti ada uang disaku ketika andsa memasuki proses memulai bisnis.


  3. Jangan kerjakan hal tsb dengan sendirian.Anda membutuhkan dukungan ketika memulai bisnis (dan seterusnya).seorang anggota keluarga ato teman yg dpt memberikan ide dan akan mendengar secara simpatik hingga hal penting terakhi memulai bisnis tdk ternilai harganya.


  4. Tulis perencana bisnis.Alasan penting membuat rencana bisnis adalah langkah ini dpt membantu anda menghindari habisnya waktu & uang memulai bisnis yg tidak akan sukses.


  5. Dapatkan bantuan profesional.Disatu sisi,hanya karena anda hanya menjalankan bisnis kecil,bukan berarti anda harus menjadi ahli di bidang apa pun.jika anda buakan seorang akuntan,hire satu atau dua orang isalnya.jika anda tdk menulis kontrac,dan anda bukanlah seorang layer pekerjakan satu orang utk menanganinya .Anda akan membuang banyak waktu & mungkin jg uang utk mencoba melakukanya sendiri pekerjaan dimana anda tdk memiliki kualifikasi utk mengerjakanya.


  6. Jadilah profesional semenjak memulai.Segala sesuatu ttg anda & cara anda menjalankan bisnis membuat orang2 tahu bahwa anda seorang profesional yg menjalankan sebuah bisnis yg serius.ini berarti mendapatkan semua perlengkapan seperti kartu bisnis profesional,telp bisnis,dan alamat Email bisnis,& memperlakukan orang secara profesional,cara yg sopan.


  7. Ketika anda menentukan bisnis apa yg ingin anda jalankan maka langkah berikutnya adalah mengkhususkan jasa yg anda tawarkan.Misalnya anda ingin bergerak dibidang produksi perhiasan ,buatlah pasar spesifik utk produk anda misalna bisnis produksi.Jika anda ingin membuat studio poto,bisa saja kan anda membuat studio poto utk Bayi Mungil hahaaaaa.

Kamis, 02 April 2009

BERMAIN FOREX

Tgl 02/ 4 -09

Jam 03;00 GMT saya masuk buy 1 Lot Reguler E/U di 1.3263 dan Ext di 1.3420 =157 Pips
Dan tertarik sempat kebawah di 1.3249 sekitar 14 pips.
Masuk market break Trend line ,dan Macd ,Rsi comprom keatas langsung ambil Buy.



Senin, 30 Maret 2009

MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN

Di negara-negara maju, seperti Amerika, bidang kewirausahaan (entrepreneurship) menjadi salah satu bidang profesi yang paling banyak diminati oleh kalangan generasi muda. Menjadi wirausahawan sukses menjadi dambaan dan impian bagi mereka.Mereka bangga disebut sebagai wirausahawan. Karena dilingkungan mereka kewirausahaan merupakan profesi yang sangat dihargai dan mendapatkan tempat serta kedudukan yang terhormat di tengah masyarakat. Sebalik di negara-negara yang sedang berkembang, seperti di Indonesia, apresiasi terhadap bidang kewirausahaan masih sangat rendah. Wirausaha belum menjadi pilihan bidang pekerjaan yang pertama dan utama bagi generasi muda. Umumnya mereka bercita-cita dan berorientasi, setelah lulus sekolah atau kuliah bisa menjadi “Priyayi”, yaitu sebagai pegawai negeri atau sebagai pegawai kantoran.Dalam kultur masyarakat Indonesia menjadi pegawai negeri atau kantoran merupakan pekerjaan elite dan terhormat. Statusnya lebih jelas dan masa depannya lebih pasti.Umumnya masyarakat masih memandang rendah profesi wirausaha. Mereka umumnya malu bahkan tidak sedikit yang menyembunyikan jatidirinya sebagai wirausahawan. Menjadi wirausahawan merupakan pilihan terakhir, daripada nganggur alias tidak bekerja. Tidak mengherankan bila jumlah pengangguran di Indonesia terus meningkat. Padahal peluang usaha dibidang kewirausahaan sangat terbuka lebar.Barulah setelah badai krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997, bidang kewirausahaan mulai dilirik. Setelah jutaan orang menganggur akibat terkena PHK dan ribuan perusahaan gulung tikar. Saat ini jutaan orang banting setir dan berlomba-lomba terjun menjadi wirausahawan. Namun karena minimnya pengetahuan dan ketrampilan tentang seluk beluk kewirausahaan, akibatnya banyak yang gagal di tengah jalan.Makalah sederhana ini disusun untuk mencoba menjelaskan secara ringkas seputar kiat dan strategi menjadi wirausahawan sukses, yang dikemas dengan bahasa yang sederhana.HAKEKAT KEWIRAUSAHAANSetiap orang telah dianugerahi Allah Swt dengan akal budi yang sempurna, sehingga setiap orang memiliki potensi yang sama untuk meraih sukses. Pakar Motivator Indonesia, Adre Wongso, mengatakan: “Sukses adalah hak setiap orang”. Untuk dapat meraih sukses manusia harus bekerja. Salah satu bidang pekerjaan yang bisa menghantar untuk meraih sukses adalah bidang kewirausahaan.Menurut, Dr. Suryono, Msi, penulis buku “Kewirausahaan, Pedoman Praktik: Kiat dan Proses Menuju Sukses” (2006: 2), kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Dari definsi tersebut, ada dua kata kunci penting yang harus diperhatikan bila kita ingin sukses menekuni bidang kewirausahaan yaitu kreativitas dan inovasi.Kreativitas yang dimaksud adalah kemampuan mengembangkan ide dan cara-cara baru dalam memecahkan masalah dan menemukan peluang. Sedangkan inovasi adalah kemampuan menerapkan kreativitas dalam rangka memecahkan masalah dan menemukan peluang.Selain kreativitas dan inovasi, masih banyak factor pendukung kunci sukses berwirausaha, Geoffrey G. Meredith, mengungkap lebih rinci tentang karakteristik dan watak kewirausahaan. Dalam kajian Geoffrey, setidaknya ada enam karekteristik dan waktak yang setidaknya harus dimiliki seorang wirausahawan tangguh, sebagai berikut:Pertama, Percaya diri dan optimis. Memiliki kepercayaan diri yang kuat, ketidak tergantungan terhadap orang lain, individualistikKedua, Berorientasi pada tugas dan hasil. Kebutuhan berprestasi, berorientasi kepada laba, mempunyai dorongan kuat, energik, tekun dan tabah, tekad kerja keras, serta inisiatif.Ketiga, Berani mengambil resiko yang wajar dan menyukai tantangan
Keempat, Memiliki jiwa kepemimpinan, mudah beradaptasi, dan terbuka terhadap saran serta kritik dari orang lain.Kelima, KeorisinalanInovatif, kreatif, dan fleksibelKeenam, Berorientasi masa depan, yaitu memiliki visi dan perspektif terhadap masa depan.
Sumber:
Geoffrey G. Meredith, et al, Kewirausahaan Teori dan Paktik, edisi. 5, hal 5-6MODAL KEWIRAUSAHAANDalam kewirausahaan, modal tidak selalu identik dengan modal yang berwujud (tangible) seperti uang dan barang, tetapi juga modal yang tidak berwujud (intagible) seperti modal intelektual, modal sosial, modal moral dan modal mental yang dilandasi agama. Secara garis besar, modal kewirausahaan dapat dibagi ke dalam empat jenis, yaitu: Modal intelektual, Modal sosial dan moral, Modal mental, Modal material.Modal Intelektual (Intellectual Capital)Modal intelektual dapat diwujudkan dalam bentuk ide-ide sebagai modal utama yang disertai; pengetahuan (knowledge), kemampuan (capability), ketrampilan (skill), komitmen (commitment), tanggungjawab (authority).Modal Sosial dan MoralModal sosial dan moral diwujudkan dalam bentuk kejujuran dan kepercayaan, sehingga dapat terbentuk citra diri yang positif. Seorang wirausaha yang baik biasanya memiliki 10 etika wirausaha sebagai berikut:1. Kejujuran2. Memiliki integritas3. Menepati janji4. Kesetiaan5. Kewajaran6. Suka membantu orang lain7. Menghormati orang lain8. Warga negaran yang baik dan taat hokum9. Mengejar keunggulan10. BertanggungjawabModal MentalModal mental adalah kesiapan mental berdasarkan landasan agama (spiritual). Diwujudkan dalam bentuk keberanian untuk menghadapi risiko dan tantangan yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.Modal MaterialModal material adalah modal dalam bentuk uang atau barang. Modal ini bukan segala-gala dan bukan merupakan modal utama, karena modal material dapat terbentuk apabila kita telah memiliki jenis-jenis modal di atas.KIAT MERINTIS USAHA BARUMerintis usaha atau membuka usaha baru di Indonesia peluang dan prospeknya sangat terbuka luas. Pasar sangat prospektif, karena jumlah penduduk Indonesia mencapai 225 juta orang, merupakan pasar potensial. Bahan baku dan tenaga kerja tersedia, sehingga tidak menjadi kendala, karena Indonesia memilki kekayaan alam dan SDM yang melimpah ruah. Regulasi pemerintah pun sangat mendukung dengan diberikannya berbagai fasilitas dan kemudahan untuk berwirausaha.Ada tiga pilihan untuk memasuki suatu bisnis, merintis usaha baru sejak awal, membeli perusahaan yang telah berjalan, kerjasama manajemen atau waralaba (franchising).Dalam kesempatan ini hanya akan dipaparkan kiat dalam merintis usaha baru. Langkah pertama dalam memulai usaha baru adalah memiliki ide, setelah itu ide yang ada harus dikaji lebih dahulu kelayakan usahanya. Cara yang sederhana untuk mengkaji menggunakan pendekatan SWOT analisis. Mengkaji aspek kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity) dan ancaman (Threat).Selanjutnya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam merintis usaha baru:1. Bidang Usaha dan Jenis Usaha yang akan dirintis2. Bentuk dan Kepemilikan Usaha yang akan dipilih3. Tempat Usaha (lokasi) yang akan dipilih4. Jaminan Usaha yang mungkin diperoleh5. Organisasi Usaha yang akan digunakan6. Lingkungan Usaha yang akan berpengaruhUntuk mengelola usaha, tidak boleh hanya mengandalkan intuisi semata, namun terlebih dahulu harus diawali dengan:1. Perencanaan Usaha secara tertulis (Business Plan)2. Pengelolaan dan Pembukuan Keuangan yang tertib3. Memiliki Strategi Pengembangan Usaha yang jelas4. Mengembangkan Tehnik Pengembangan Usaha yang kreatifKETRAMPILAN DAN KEMAMPUAN MANAJERIALDalam menjalankan usaha wirausaha akan mengelola sumber daya yang dimiliki. Sumber daya itu biasanya meliputi 5 M: Man (manusia), Material (bahan baku, peralatan), Method (metode, prosedur), Money (uang), Market (pasar). Kelima sumber daya harus dikelola dan didayagunakan secara efektif dan efisien.Efektif artinya dapat menjalankan usaha sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Sedangkan efisien adalah melakukan kegiatan dengan selalu membandingkan antara input (masukan) dan output (keluaran). Output harus lebih besar daripada inputnya.Agar wirausaha dapat mencapai tujuan dengan efekti dan efisien, yaitu meningkat kesejahteraan pemilik dan karyawan, yang diukur dari perolehan laba yang dicapai. Wirausahawan dituntut memiliki ketrampilan dan kemampuan manajerial. Ketrampilan manajerial adalah ketrampil dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen, yang meliputi antara lain:1. Menyusun Perencanaan (Planning)2. Mengorganisasikan Sumber Daya (Organizing)3. Memimpin SDM (Leadership)4. Mengkoordinasi Sumber Daya (Coordinating)5. Mampu Mengendalikan Usaha (Controlling)Sedangkan kemampuan manajerial meliputi: kemampuan tehnis, kemampuan personal dan kemampuan emosional.
STRATEGI KEWIRAUSAHAANManajemen Kewirausahaan menyangkut semua kekuatan perusahaan yang menjamin bahwa usahanya betul-betul eksis. Bila usaha baru ingin berhasil, maka wirausaha harus memiliki empat kompetensi diantaranya:1. Focus pada pasar, bukan pada tehnologi2. Buat ramalan pendanaan untuk menghindari pengeluaran yang tidak terbiayai3. Bangun tim manajemen yang tangguh, hindari “one man show”4. Beri peran tertentu, mereka yang berprestasiAgar focus pada pasar maka wirausahawan harus mempertimbangkan salah satu strategi sebagai berikut:1. Muncul sebagai pemimpin pasar2. Memilih relung pasar (niche market) yang tidak terlayani3. Memilih relung pasar yang bisa bertahan4. Mengubah karakteristik produk, pasar atau industri.Di samping pemilihan strategi, hal penting yang tidak boleh dilupakan bahwa salah satu penyebab kegagalan dalam menjalankan kewirausahaan adalah ketidaktertiban dalam bidang administrasi dan pembukuan. Untuk itu wirausahawan harus tertib administrasi dan harus menyediakan waktu untuk menyelenggarakan pembukuan secara sederhana, sistimatis dan praktis.

Kewirausahaan& strategi Bisnis :7 Penyebab kegagalan Usaha/Bisns secara Rata rata



Kewirausahaan saat ini menjadi aspek pendukung reformasi bisnis lokal dan nasional yang skala pertumbuhannya mudah meningkat dan mudah menurun, bahkan secara praktikal boleh dikatakan bisa cepat untung dan cepat rugi.
Strategi bisnis dalam menunjang kewirausahaan sangatlah penting mengingat tidak semua wirausaha bisa dijalankan dengan konsep tradisiononal dan natural, seiring perubahan ekonomi, kondisi negara dan teknologi. Contoh perubahan itu, dahulu banyak usaha mikro di bidang cetak foto kilat 10 menit jadi, hampir di setiap lokasi baik kantor dan lembaga pendidikan ada. Terutama ketika musim pendaftaran ajaran baru. Namun apa yang terjadi dalam 2 tahun ini ketika Negara menurunkan pajak-pajak impor untuk yang sebelumnya berstatus pajak barang mewah menjadi barang konsumsi umum (Dari PPnBM mennjadi PPN, maka biaya impor barang-barang cetak mencetak untuk foto semakin murah dan berdampak menjamurnya kepemilikannya, semua berbasis digital. Sehingga pengusaha mikro Cetak Foto kilat dengan lampu petromax bangkrut karena masyarakat lebih memilih penggunaan cetak digital baik dari kamera digital yang praktis kemudian make over foto dengan komputer kemudian cetak dan print pun bisa secara mandiri dan cepat, ditinggal mandipun cetak foto 50 buah bisa selesai. Semua ini berkaitan dengan pemahaman, kuangan, prediksi dan teknologi.
Berikut ada 7 hal yang penyebab kegagalan usaha/bisnis secara umum;
1.Kurangnya Pemahaman Usaha dan tempat usaha
Memahami secara kontekstual dan strategi bukan saja bagaimana produk itu mempunyai nilai tambah dan dibuat. Namun perlunya pemahaman akan kebutuhan masyarakat akan produk tersebut, baik secara frekuensi, kuantitas, bentuk/jenis dan kualitasnya. Pemahaman usaha juga berkaitan terhadap sarana dan prasarana misal lokasi usaha, info usaha, kondisi kelengkapan usaha. Misal saya ambil contoh, seorang ibu yang pandai sekali memasak belum tentu berhasil dalam usaha rumah makan karena bisnis tidak saja tentang pemahaman proses produksi saja. Misal lagi, tempat usaha yang disewa ratusan juta belum tentu akan membawa keberhasilan usaha, jika tidak mempunyai kedekatan pasar dan kemudahan akses (akses berbasis jangkauan fisik dan teknologi). Kedekatan lokasi dengan sumber bahan baku/sumber produksi juga menjadi bagian penting karena dapat mengefisiensikan biaya transportasi dan produksi.
2. Kurangnya pengalaman dan strategi pemasaran
Kewirausahaan dalam kontek usaha masyarakat, tetap perlu ada pengalaman usaha. Kalo sekiranya pemodal dan pemilik belum pengalaman maka belilah orang untuk dijadikan staf atau patner usaha, baik secara aktif maupun konsultan. Pengalaman berhubungan dengan bagaimana menjual, kepada siapa menjual, mengikat pelanggan, menangkap reaksi pelanggan dll.
Secara umum masyarakat perilaku kewirausahaan, mampu dan giat dalam produksi, baik dalam usaha kerajinan, makanan, layanan jasa dan lain-lain namun tidak mempunyai kekuatan dan metode dan konsep pemasaran yang sistematis, ketika hari ini cukup laku maka tidak memperhitungkan kemungkinan bulan yang akan datang bahkan tahun-tahun mendatang. Saya coba pernah terlibat dalam penjauan beberapa UKM, rata-rata tidak mempunyai rencana pemasaran, bahkan rencana usaha atau bisnis plan tidak punya, sehingga rencana peningkatan usaha juga tidak bisa dijadwalkan dan dipacu untuk dicapai.
Pemasaran yang diterapkan masih tradisional dan rentan terhadap perebutan pelanggan oleh pesaing. Tidak ada usaha untuk membangun loyalitas dan fanatisme. BIsakah usaha mikro membangun fanatisme? Sangat bisa, ketika saya menambal ban kendaraan yang bocor saya memilih satu tukang tambal ban dari 3 yang ada di sekitar saya, karena memang kualitas alat pembakar yang menghasilan tambalan yang bagus dan sosoknya pun yang komunikatif, menghargai dan rela mengulang dan dikritik bila kurang sempurna hasilnya.
3. Kurangnya pemahaman dalam pengadaan dan pemeliharaan bahan baku dan sarana.
Pengadaaan bahan baku tidak serta merta sepreti logika membeli bahan baku cabe, daging dalam rumaha makan atau logika semen, besi dalam usaha bangunan, tetapi lebih kepada bagaimana bahan baku diperlakukan. Banyak pebisnis yang baru membuka usaha membeli bahan baku sebanyak mungkin namun tidak dengan pemahaman bagaimana bahan baku dipelihara, serta pemahaman frekuensi penggunaan bahan baku harian, mingguan dan permintaan masyarakat .Contoh lain lagi, pemahaman sarana, banyak pengusaha dalam bidang digital printing membeli alat jutaan bahkan ratusan juga impor, namun tidak paham bagaimana memelihara dan antisipasi hariannya secara rutin dan strategis, sehingga keseringan rusak menimbulkan ketergantungan teknisi dari luar kota dan luar negeri, membuat usaha macet ketika alat rusak. Sehingga banyak order yang di batalkan, pelanggan pun lari. Padahal ada beberapa penyedia sarana digital printing yang memberikan layanan garansi secara pasti sampai ke mendatangkan teknisinya dari China sana, walau harga lebih mahal, ini semua hasil studi kasus di pebisnis digital printing di Yogya.
4. Kurang nya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan
Kebijakan dalam menentukan keputusan strategi ber wirausaha hendaknya tidak mengandalkan dari insting dan naluri saja. Namun histori dalam catatan administrasi perlu di jadikan modal dalam menentukan keputusan. Kebijakan/Keputusan berbasisis data. Begitu juga dalam hal keuangan, banyak kasus usaha yang dirintis tidak mempunyai kekuatan data keuangan yang baik, sehingga pemilik tidak paham akan pendapatan rutin bulanan, tidak bisa mengkorelasi antara pendapatan, penjualan dan penggunaan bahan baku. Sehingga kemungkinan penyalahgunaan di tingkat bawah bisa dijalankan tanpa diketahui.
5. Kurangnya kehandalan pengelolaan modal dan kendali kredit
Wirausaha-wan yang baik memahami modal tidak saja uang. Sehingga kredit yang membabi buta ke bank-bank bukan salah satu solusi tunggal, apalagi mengambil kredit maksimal dari plafon jaminannya, yang tidak diperhitungkan dari kebutuhan operasional. Pengusaha mikro banyak menjadi kan kredit sebagai expansi produksi dan pra investasi. Tidak akurasi dalam memperhitungkan kebutuhan suntikan modal dengan kemampuan bayar bulanan dan skala likuditas nya. Likuiditasnya misal apakah pelanggan anda selalu cash membayar atau menunda-nunda pembayaran. Dengan kata lain, ketika anda memgajukan kredit ke bank, tentu andapun juga harus hati-hati dalam memberikan kredit atau pending payment kepada pelanggan anda, pilah-pilah mana yang tertib dan tidak,lali tentukan sikap skala prioritasnya.
Pemodalan yang semu dan tidak terpisah dengan kepentingan/kebutuhan pribadi juga menjadi awal kegagalan usaha, penarikan dana dari perusahaan/toko terlalu sering dan cepat namun tidak memperhitungkan dengan arus pembayaran dan pendapatan perusahaan/toko/usaha.
6. Kurangnya kehandalan SDM yang berwawasan wirausaha
Wirausahawan yang sejati tidak serta merta menjadikan seluruh keluarganya adalan staf dari perusahaan/toko/usahanya. Kenapa? Karena hubungan yang terlalu cair dalam keluarga dapat menghilangkan kinerja fungsi stuktural yang seharusnya. Misal harusnya pimpinan berhak menegur proses pengelolaan pengadaaan barang yang sesuai standar, namun karena staf yang bertanggungjawab adalah adik ipar, maka segan untuk menegur, dan beranggapan bahwa nanti tentu akan berubah. SDM yang berwawasan wirausaha maka akan membentuk jiwa yang kokoh, karena beranggapan bahwa selain dia staf namun juga sosok yang yakin bahwa dengan sukses di bidangnya maka dia terlah berhasil sebagai wirausaha wan layaknya pemilik usaha, walau hanya dalam area kerjanya, seakan-akan bekerja sukses juga kepuasan pribadi dan teamwork. Sehingga staf mempunyai daya tahan terhadap masalah yang timbul, karena beranggapan bahwa masalah adalah bagian dari proses berwirausaha. Caranya, jangan jadikan staf anda seorang robot yang harus turut pada perintah namun juga diberikan tantangan untuk analisa perbaikan, dan ada reward periodik, inilah hal yang tidak dilakukan penguasana secara umum, dan salah satu kegagalan dalam skop SDM. Memasukkan nilai kewirausahaan menyatu dalam motivasi kerja bawahan bukan hal yang mudah, tetapi jika anda memberikan tantangan dan standar pencapaian per unit, maka itu salah satu bentuk pendidikannya, tinggal metode harmonisasiny antara divisi.
KEkurangan dalam menentukan kualifikasi staf dalam rekrutmen merupakan sebagian penyebab kegagalan dalam usaha peningkatan keberlangsungan usaha. Sehingga perencaaan usaha yang baik selalu menyiapkan kriteria SDM masing-masing divisi baru melakukan rekrutmen. Jangan terbalik.
7. Kekurangan pemahaman perubahan teknologi
Dalam awal tulisan ini disinggung masalah seorang pengusaha individu bidang Cetak Foto Kilat, secara logika pengusaha Cetak Kilat 10 menit tad harusnya i langsung bermigrasi ke bisnis cetak berbasis digital ketika ada perubahan teknologi cetak foto, namun karena justru banyak keterbatasan pemahaman teknologi maka pelarian usaha justru keluar dari bisang usaha sebelumnya. PEmahaman teknolgi bagi SDM tidak serta merta harus berkaitan dengan computer dan internet, namun juga berdasar kemudahan dari dampak teknologi yang ada, misal mengulek sambel dari cobek beralih dengan blender, dari penghangat nasi dengan kompor beralih ke magic jar. Sekarang kalo dalam bidang cetak mencetak, yang dahulunya dengan mesin cetak warna yang mahal sekarang cukup dengan yang portable dan print namun tetap dengan kualitas handal.
Kegagalan usaha pemahaman teknologi ini tidak semata karena pemahaman pembelian namun juga pemeliharaan, misal banyak data keuangan, data nasabah yang hilang karena virus, atau ketidakmampuan staf dalam melindungi data file konsumen sehingga ada pesaing yang bisa mengambil melalui salah satu stafnya yang hendak kena PHK atau pindah, sehingga data-data dengan mudah digunakan oleh pesaing.
Teknologi juga berkaitan dengan prediksi kehandalan perangkat yang digunakan saat ini agar tetap survive dalam 5 s.d 15 tahun mendatang. serta hendaknya SDM harus mau belajar setiap saat untuk mengikuti perkembangan teknologi.
Teknologi juga berakitan dengan keberhasilan pemasaran baik dalam mendesain grafis, pubklikasi profil dalam cd, membuat website atau blog gratis. Jangan berpikir bahwa usaha kecil pun tidak perlu website, karena beberapa waktu lalu saya mendesain sistem sebuah web untuk promosi kecil usaha jahit baju, saat ini order dari beberapa kota hasil promosi di website sudah mulai berdatangan. Yang penting unik, entah harga, hasil, pengguna dan nuansa.
Semoga bermanfaat bagi kita semuanya dan kita bisa mengendalikan usaha/bisnis dari kesalahan(kegagalan usaha).

Jumat, 20 Maret 2009

MEMBANGUN USAHA MANDIRI

Membangun Usaha Mandiri

Maret 20, 2009 by Samuel.

Saat ini penggalangan dana sponsorship kurang mendapat respon yang baik dari pihak perusahaan, kami berpikir untuk membuat usaha mandiri untuk memenuhi kebutuhan agenda dakwah kami, adakah usul usaha apa saja yang telah terbukti sukses di kampus lain ?
Saya sangat sepakat dengan pernyataan bahwa respon dari perusahaan untuk kerjasama dengan kegiatan dakwah mahasiswa sedikit berkurang. Analisan instan saya menilai bahwa beberapa kecewa dengan kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya. Kurang profesionalnya mahasiswa dalam menjalankan kerjasama menjadi pemicu utama. Oleh karena itu kita harus berpikir keras untuk mampu meng-outsorce sumber dana yang bisa menjadi tambahan masukan bagi lembaga dakwah. Atau bahkan sebagai sumber utama dari pemasukan kas dakwah.
Sebagai seorang kader kita dituntut untuk dapat mandiri dalam hal finansial, karena kemandirian finansial akan membuat lembaga dakwah menjadi independen, tidak bergantung pada pihak lain. kekuatan finansial pula yang saat ini harus kita akui yang membuat dunia ini timpang sebelah. Ada negara adidaya, negara teknologi maju, negara berkembang dan negara miskin. Dalam paradigma yang digunakan negara adidaya, dengan kekuatan uang Anda akan dapat lebih mengembangkan pengaruh dan mempengaruhi yang lain. Analogi yang sedikit kapitalis ini akan saya gunakan. Memang uang akan mampu membuat dakwah lebih berkembang, uang akan membuat kita dapat berinvestasi lebih pada pengembangan potensi kader, uang juga memungkinkan kita untuk membuat media yang tersebar ke pelosok kampus, uang yang membuat agenda syiar dapat berjalan tanpa harus “mengencangkan ikat pinggang”, dan uang pula yang membuat kita untuk berinvestasi dalam pengembangan usaha lain kedepannya.
Membangun usaha mandiri adalah masa depan bagi dunia dakwah kampus, Anda, Kita akan membangun kekuatan dakwah dengan kekuatan finansial yang independen. Kekuatan finansial yang bersumber dari modal kader untuk mengembangan usaha yang akan bertahan lama dan akan menjadi pemasukan pasif bagi lembaga dakwah 3-5 tahun mendatang. Sebuah pertaruhan besar tentunya membangun usaha ini, karena harus ada keberlanjutan usaha agar menguntungkan. Tidak ada yang cepat dalam berusaha, begitulah kira-kira perkataan kepala departemen ekonomi GAMAIS, Gumilar Rahmat Hidayat. Bisnis itu butuh proses, awalnya mungkin akan rugi, akan tetapi jika bisa melewati masa sulit ini dengan sabar, barulah bisa dinikmati keuntungannya.
Setelah berbagai pengamatan dari kunjungan ke berbagai kampus serta diskusi bersama kepala sektor keuangan GAMAIS, Muhammad Luthfi Nur Imam, saya mencoba memaparkan beberapa usaha yang bisa dilakukan oleh lembaga dakwah dengan potensi yang ada. Sebagai tips awal dalam membangun usaha mandiri ini adalah menempatkan seorang businessman pada posisi bagian keuangan/dana/ekonomi lembaga dakwah Anda. Berikut beberapa contoh usaha mandiri yang bisa dilakukan.
Penjualan kue, atau donat mungkin. Biasanya mahasiswa jarang sarapan pagi, dan hanya membutuhkan makanan ringan setiap pagi. Anda bisa mengoptimalkan seluruh kader untuk jualan kue di kelas masing-masing. Memang keuntungan secara retail kecil, akan tetapi jika bisa dilakukan rutin dan dalam jumlah distribusi penjual yang besar akan berdampak pada keuntungan pula. Buat mekanisme bagi hasil dengan kader yang menjual kue, sehingga dapat sebagai pemasukan juga untuk kader yang membutuhkan.
Rental infokus,harga infokus saat ini sudah cukup murah. Dengan 7.000.000 anda sudah bisa membeli sebuah infokus dengan kualitas baik. Setiap hari di kampus atau lingkungan sekeliling kampus. Mainkan harga dengan mematok harga sedikit dibawah standar, akan tetapi koita mencari tingginya frekuensi penggunaan infokus untuk disewa. Gunakan tambahan fasilitas screen sebagai bonus dan added value bagi lembaga dakwah kita dalam menyewakan infokus ini.
Fotokopi, jasa fotokopi adalah usaha yang tidak akan terlepas dari kampus. Di dekat kampus pasti akan dibutuhkan jasa fotokopi ini. Membangun usaha ini memang akan membutuhkan effort banyak. Biaya alat fotokopi yang mencapai 15.000.000 merupakan tantangan tersendiri. Akan tetapi keuntungan yang didapat lebih pasti.
Bundel Catatan dan Soal, mahasiswa biasanya enggan mencatat saat kuliah dan lebih memiliki belajar poin-poin pentings aja saat ujian. Anda bisa menjual bundel catatan dan soal mata kuliah tertentu untuk pemasukan dakwah. Catatan bisa kita ambil dari kader yang paling rajin di suatu program studi atau dari kawan Anda yang gemar mencatat. Untuk bundel soal, memang akan membutuhkan effort untuk menjawab soal yang ada. Keuntungan dari usaha ini sangat besar, apalagi jika Anda bisa memonopoli penjualan bundel catatan dan soal. Ribuan mahasiswa yang baru masuk akan menjadi primary target market.
Rumah Makan, saya pernah melihat usaha ini di universitas hasanudin. Dimana mahasiswa mmebuka usaha tempat makan. Dengan rumah makan ini bisa memberikan kesempatan untuk lapangan kerja tentunya. Ada hal unik di UNHAS, yakni panitia yang sedang membutuhkan dana dapat “bekerja” di rumah makan tersebut dan keuntungan dari penjualan makanan akan menjadi pemasukan panitia. Hal ini yang membuat semangat pegawai yang notabene nya juga mahasiswa selalu bersemangat.
Buku, membuat buku yang ditulis dari kader lembaga dakwah. Dimana buku ini dicetak dan diterbitkan oleh penerbit dan dana loyalti dapat menjadi pemasukan untuk lembaga dakwah. Usaha ini juga memicu kemampuan kader dalam menulis.
Pulsa, berjualan pulsa handphone atau distributor pulsa. Usaha ini bisa lebih menguntungkan dengan beberapa kebijakan tambahan, seperti adanya kebijakan agar kader membeli pulsa disana. Atau membangun jaringan agen pulsa oleh mahasiswa di kampus. Untuk membangun usaha ini langkah awal yang perlu dilakukan adalah membangun pelanggan tetap.
Agribisnis, bermodalkan sepetak tanah yang bisa ditanami, usaha ini menjanjikan dimasa datang. Terutama untuk kampus yang memilki jurusan yang berhubungan dengan agricultur tentu bisa menemukan formula terbaik dalam mengembangkan bisnis ini. Mahasiswa berperan dalam pemodalan dan mengembangkan konsep. Untuk pelaksana harian, Anda dapat memberikan kesempatan kepada yang membutuhkan pekerjaan.
Wartel, Warnet dan Rental komputer, usaha yang juga tidak bisa lepas dari dunia kampus. Memang usaha ini membutuhkan modal cukup besar. Akan tetapi BEP dari usaha ini cukup cepat, sehingga 1-2 tahun dapat sudah meraih keuntungan.
Laundry, mahasiswa biasanya kost ketika kuliah, dan mahasiswa biasanya juga malas atau bahkan tidak bisa mencuci. Jasa cuci kiloan saat ini menjadi bisnis yang digemari, karena berbanding lurus dengan jumlah mahasiswa.
Kost-kostan, Anda dapat saja membeli atau menyewa sebuah rumah dan memetakkannya untuk dijadikan kost-kostan. Cari tempat yang strategis dan sewakan dengan harga yang menguntungkan bagi lembaga dakwah. Buat sasaran peruntukan kost, apakah untuk tingkat menengah keatas atau menengah kebawah. Kost ini juga dapat sebagai tempat pembinaan kader.
Bimbingan belajar, mahasiswa punya kemampuan untuk mengajar siswa SD, SMP, SMU. Buat sebuah lembaga bimbingan belajar dibawah lembaga dakwah. Staf pengajar bisa berasal dari kader atau mahasiswa lain. buat sistem mengajar yang baik dan mekanisme pengaturan pengajar dan publikasi yang baik. Maka siswa akan cepat mendaftar, ini usaha yang cukup cepat untuk mendapat keuntungan.
Jasa desain, menjual desain produk, atau desain visual dari kaos, pin, jaket, logo, media publikasi dan lainnya. Memanfaatkan potensi desain dari kader untuk mendesain. Harga jual sebuah desain tidak terbatas harganya. Bisa dibuat inkubasi ide desain diantara kelompok desain ini. Di kampus, terdapat puluhan kegiatan setiap bulannya. Maka jasa desain akan sangat dibutuhkan.
Percetakan, menyediakan jasa untuk memproduksi barang-barang media seperti pin, spanduk, umbul-umbul, dan baligo. Sasaran utama adalah lembaga mahasiswa lainnya. Tawarkan harga yang lebih murah untuk mahasiswa sehingga akan banyak pelanggan yang akan datang.
Konsultan dan Training, untuk lembaga dakwah kampus yang sudah memiliki pengalaman dan kader yang berkompeten di bidang manajemen dakwah. Usaha ini bisa dilakukan, kebutuhan akan trainer dan konsultan dakwah berkembang pesat seiring kebutuhan percepatan lembaga dakwah. Pemasukan berasal fee yang diberikan kepada trainer.
Bekam, jasa bekam saat ini mulai berkembang, dan mahasiswa sudah mulai bisa melakukan pengobatan bekam ini. Bisa dikembangkan usaha ini sebagai jasa kesehatan yang lumayan menguntungkan. Modal yang dibutuhkan hanya alat bekam saja.
Penerbit, percetakan buku, sebuah usaha yang membutuhkan waktu yang cukup lama dan jaringan distribusi yang besar. Pada awalnya Anda dapat bekerjasama dengan percetakan tertentu karena alat pencetak buku realatif mahal. Akan tetapi harga jual buku dapat Anda sesuaikan, dengan penerbit dari lembaga dakwah Anda, jumlah keuntungan jaug lebih besar ketimbang memasukan buku ke penerbit lain.
Konveksi, menyediakan jasa untuk memproduksi jaket, kaos, dan lainnya. Sasaran utama adalah lembaga mahasiswa lainnya. Tawarkan harga yang lebih murah untuk mahasiswa sehingga akan banyak pelanggan yang akan datang.
Transleter , dengan memanfaatkan kemampuan bahasa Asing kader , Anda dapat membuka jasa menerjemahkan tulisan ke bahasa Indonesia. Ini merupakan pengembangan usaha mandiri dengan memanfaatkan potensi kader.
Usaha berbasis kompetensi, setiap proogram studi mempunyai kekhasan tersendiri, dan kemampuan masing-masing. Gunakan potensi akademik kader untuk mencari dana untuk dakwah, apakah dengan proyek atau dengan produk.
Tentu masih banyak lagi contoh yang belum disebutkan, saya memang hanya menyampaikan bentuk akhirnya saja. Saya berkeyakinan, jika Anda telah mengetahui hasil akhir dari sebuah usaha, Anda akan dapat berinovasi untuk memenuhi target yang diinginkan. Saat ini usaha yang sangat diharapkan berkembang adalah usaha ilmu atau jual pengetahuan dan teknologi. Manfaatkan segala potensi internal untuk membangun usaha mandiri.