Rabu, 14 Januari 2009

TRADING FOREX

DANA YG DI BUTUHKAN DALAM TRANSAKSI FOREX

Perbandingan 100:1 menggunakan dana /margin hanya 1% dari nilai dana sebenarnya.
caranya adalah untuk regular account untuk satu(1) lot 100.000x1%=$1000 untuk jaminan
Dalam Forex, perbandingan 100:1 dapat diartikan bahwa anda bisa melakukan transaksi beli/jual mata uang asing hanya dengan menggunakan margin/dana sebesar 1% dari nilai sebenarnya. Contoh : bila anda ingin melakukan aksi Buy untuk Franc Swiss, maka dana jaminan yang harus anda keluarkan hanya sebesar USD$1,000 dari nilai sebenarnya yaitu USD$100,000 untuk 1 lot.
Dengan begitu, anda bisa meningkatkan daya beli/jual dalam bertransaksi di pasar Forex dengan lebih sedikit pengeluaran tunai yang harus dikeluarkan. Dalam hal ini dapat memperbesar laba/profit dan memperkecil resiko/kerugian.
Contoh Transaksi :
Dalam investasi perdagangan Forex, anda menanamkan dalam account/rekening perdagangan sebesar USD$10,000. Anda memprediksikan/memperkirakan bahwa harga USD$ saat ini adalah harga rendah dan akan menguat terhadap Franc Swiss.
Untuk strategi ini, maka anda harus melakukan aksi beli (buy) dan menantikan kenaikan nilai tukar
Saat anda melakukan aksi beli tersebut, harga bid/ask untuk USD/CHF adalah 1.6322/1.6327. ( yang artinya anda bisa membeli diharga 1.6327 atau menjual di harga 1.6322.). Bila anda melakukan aksi beli, berarti anda melakukan transaksi beli di harga 1.6327.
Dengan perbandingan 100:1, maka anda dapat membeli 1 lot dengan margin/dana jaminan sebesar USD$1,000. Dengan begitu, dana investasi dalam account/rekening anda akan berkurang USD$1,000 menjadi USD$9,000 ( dimana dana jaminan USD$1,000 ini akan dikembalikan ke rekening dagang anda pada saat anda telah menutup transaksi yang berjalan ).
Seperti yang telah anda perkirakan sebelumnya bahwa USD$ akan menguat terhadap Franc Swiss, hingga nilai tukar USD/CHF mencapai 1.6435/40. Maka anda dapat menutup transaksi anda dengan melakukan aksi jual (sell) pada nilai 1.6435.
Perhitungan :Harga Tutup - Harga Buka = 1.6435 - 1.6327 = 0.0108 pointprofit = 0.0108 x USD$100,000 = CHF 1,080profit dalam USD$ = 1080 : 1.6435 = USD$ 657.13Resume :Investasi awal = USD$ 10,000, dana yang digunakan : USD$ 1,000Profit = USD$ 657.13, Return on Investment = 65,7%

ANALISIS TEKNIKAL TRADING

Analisis Teknikal merupakan sebuah analisis tentang pergerakan harga mata uang yang didasarkan dari pergerakan harga mata uang itu sendiri di masa lampau.
Analisa teknikal mempunyai 3 prinsip dasar pemikiran:
1. Market Price Discount Everything
Yaitu harga yang tercermin dari chart atau grafik telah menggambarkan semua faktor yang mempengaruhi pasar.
2. Price Moves in Trend
Yaitu pergerakan harga tidak bergerak secara acak melainkan berlangsung dalam satu pola (trend) tertentu dan akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda bahwa pola pergerakan ini berhenti dan berbalik arah.
3. History Repeats it Selfs
Yaitu ada kecenderungan kuat bahwa perilaku para investor dan pelaku pasar di masa lalu adalah sama dengan masa kini dalam menyikapi berbagai informasi yang mempengaruhi pasar.
Grafik (Chart)
Pemakaian grafik atau chart adalah hal yang paling penting dalam analisis teknikal karena satu-satunya objek analisa teknikal adalah pergerakan harga yang dapat dilihat dari chart.
Beberapa jenis chart yang sering dipakai dalam analisis teknikal adalah sebagai berikut:
1. Line Chart
2. Bar Chart

3. Candlestik Chart


Garis Trend (Trend Line)
Trend atau kecenderungan pergerakan dalam satu arah harga adalah salah satu istilah penting dalam melakukan analisis teknikal karena pada dasarnya analisis teknikal sendiri dikembangkan atas sebuah asumsi dasar yaitu harga bergerak dalam sebuah kecenderungan (trend) itu sendiri.
Secara sederhana, garis trend (trend line) adalah sebuah garis yang menghubungkan sedikitnya 2 titik harga atau lebih dan kemudian diperpanjang hingga beberapa periode ke depan.


Secara garis besar garis trend dapat dibagi menjadi 3 yaitu:
1. Trend meningkat /up trend (Bullish Market).
2. Trend menurun/down trend (Bearish Market).
3. Trend mendatar/horizontal trend (Sideways/Consolidation).
Support & Resistance
Support dan Resistance merupakan istilah penting dalam analisa teknikal yang berfungsi untuk mengindikasikan batas atas maupun batas bawah dari pergerakan harga.
Support adalah merupakan batas bawah/range di mana pada titik/range harga tersebut akan timbul minat beli yang lebih kuat dari pada minat jual. Kondisi ini secara otomatis mengakibatkan terjadinya kelebihan permintaan yang akan meningkatkan harga di pasar sehingga menghentikan trend penurunan harga.
Resistance adalah merupakan batas atas/range di mana pada titik/range harga tersebut akan timbul penguatan minat jual yang lebih besar dari pada minat beli yang secara otomatis akan timbul kelebihan penawaran yang akan mengakibatkan turunnya harga di pasar sehingga menghentikan kenaikan harga.
Overbought & Oversold
Overbought merupakan situasi di mana pasar telah menjadi jenuh akan banyaknya permintaan sehingga permintaan semakin berkurang sementara penawaran semakin bertambah yang menyebabkan harga cenderung bergerak turun atau melemah.
Oversold merupakan situasi di mana pasar telah menjadi jenuh akan banyaknya penawaran sehingga penawaran semakin berkurang sementara permintaan semakin bertambah yang menyebabkan harga cenderung bergerak naik atau menguat.
Chart Pattern
Grafik nilai tukar mata uang mempunyai beberapa pola pergerakan yang dapat digunakan sebagai tanda perubahan suatu trend tertentu.
Pada dasarnya ada 2 golongan besar jenis pola yang mungkin terjadi yaitu:
1. Reversal Pattern
Pola ini menunjukkan adanya perubahan trend, misalnya harga yang bergerak dalam uptrend berubah menjadi downtrend atau sebaliknya harga yang bergerak dalam downtrend berubah menjadi uptrend.
Reversal pattern mempunyai beberapa pola pergerakan sebagai berikut:
a. Double Tops
b. Double Bottoms
c. Head and Shoulders top reversal
d. Head and Shoulders bottom reversal
e. Falling Wedge
f. Rising Wedge
g. Diamond Pattern
2. Continuation Pattern
Pola ini menunjukkan adanya perubahan trend sementara yang dilanjutkan dengan perubahan ke trend awal yang dominan. Misalnya harga bergerak dalam uptrend kemudian berubah menjadi downtrend (retrace) dan meneruskan lagi uptrend sebelumnya atau sebaliknya.
Continuation pattern mempunyai beberapa pola pergerakan sebagai berikut:
a. Bullish Flags
b. Bearish Flags
c. Symmetrical Triangles or Pennants
d. Descending Triangle
e. Ascending Triangle
f. Cup and Saucer
Selain pola pergerakan chart seperti di atas, ada pula suatu pola unik yang disebut sebagai gap. Suatu chart membentuk gap apabila terdapat jarak atau celah antara 2 chart yang saling berdekatan yaitu jika nilai low dari chart sebelumnya lebih tinggi dari nilai high pada chart berikutnya atau sebaliknya atau jika nilai high dari chart sebelumnya lebih rendah dari low pada chart berikutnya.
Ada 3 bentuk utama dari gap yaitu:
a. Breakaway gap
b. Measuring gap
c. Exhausting gap
Indikator Teknikal
Indikator merupakan alat bantu utama yang digunakan dalam analisa chart. Secara garis besar ada 3 jenis indikator yaitu:
1. Price Momentum Indicator (Oscillator)
Jenis indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi situasi oversold atau overbought. Momentum indikator juga digunakan untuk melihat apakah suatu trend masih akan berlanjut atau semakin melemah.
Contoh indikator:
- Stochastic Oscillator
- Relative Strength Index (RSI)
- CommodityChannel Index (CCI)
2. Trend Following Indicator
Indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi awal dan akhir suatu trend atau kapan suatu trend akan berubah sehingga dapat diketahui kapan waktu terbaik untuk membuka dan menutup posisi.
Contoh indikator:
- Moving Average (MA)
- Moving Average Convergence - Divergence (MACD)
- Directional Movements Index (DMI)
- Parabolic SAR
3. Volatility Indicator
Indikator ini digunakan untuk melihat kekuatan pasar yang dilihat dari fluktuasi harga dalam satu periode waktu tertentu. Pasar dikatakan memiliki volatility yang tinggi jika pergerakan harga berlangsung naik turun secara tajam atau sangat fluktuatif di mana terjadi selisih harga yang besar antara harga tertinggi dan terendah.

0 komentar: